Edupost.ID, Yogyakarta - Menjelang Ujian Nasional (UN),
para siswa kelas IX SMP dan XII SMA tengah disibukkan dengan berbagai
kegiatan persiapan UN. Secara psikis, hal itu sangat rentan menyebabkan
siswa mengalami stres. Untuk mengatasi hal tersebut, Bimbingan Konseling
tiap sekolah berusaha memberi pelayanan konsultasi bagi para siswanya
agar tidak stres menghadapi UN.
"Stres memang tidak bisa langsung dihentikan, tetapi
bisa diatasi secara perlahan. Kami juga selalu memberikan aktivitas
menyenangkan kepada siswa saat jam tatap muka di kelas untuk mengurangi
stres siswa," ujar guru BK SMAN 6 Yogyakarta, Redita kepada Edupost.ID.
Ditambahkan Redita, padatnya jadwal sekolah memang dapat
memicu stres bagi siswa. Di sinilah peran BK dalam mendampingi siswa.
BK juga selalu terbuka melayani keluhan siswa yang tengah sibuk
menyiapkan UN. Biasanya, para siswanya menemui BK usai pulang sekolah
sehingga para guru BK pulang sore.
Redita menuturkan, ia bersama guru BK lainnya juga
selalu memotivasi siswa agar tetap bersemangat menghadapi UN. Siswa
diberi keleluasaan untuk bercerita jika memiliki masalah.
Selain secara psikis, lanjutnya, siswa juga harus
menjaga kondisi fisik masing-masing. Salah satu yang dilakukan BK adalah
koordinasi dengan bagian kurikulum agar mengatur jam olahraga siswa
kelas XII pada pagi hari. Hal ini dilakukan agar kondisi fisik mereka
tidak terganggu oleh aktivitas fisik yang berat.
Hal senada juga diungkapkan Guru BK MAN Yogyakarta 1,
Khamdan Jauhari. Menurutnya, BK sangat memperhatikan kondisi psikis dan
fisik siswa menjelang UN. Salah satu agenda BK, menurut Khamdan adalah
mengadakan acara refreshing siswa kelas XII. Acara ini masih belum
terlaksana. Yang sudah terlaksana adalah pelayanan bimbingan dan
konsultasi. BK juga meminta orang tua menyediakan makanan bergizi untuk
menjaga kondisi fisik siswa. (Andi)
Morbi leo risus, porta ac consectetur ac, vestibulum at eros. Fusce dapibus, tellus ac cursus commodo, tortor mauris condimentum nibh, ut fermentum massa justo sit amet risus.